Ali Imran 159
"Maka berkat rahmat Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkalah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."
Ayat inilah yang dulu pernah menjadi penentram hati, ketika aku difitnah. Selama 2 hari aku dilanda amarah, semakin diingat semakin dadaku bergemuruh, seperti halilintar yang siap menyengat musuh dengan aliran listrik super dahsyat. Bayangkan saja dalam sholatpun aku masih memikirkan bagaimana caranya membersihkan namaku yang sudah dicoreng moreng. Terus berfikir jalan keluarnya, apakah menghajar orang yang memfitnah itu ataukah balas memfitnah.
Akhirnya dihari kedua setelah sholat isya, dengan pertolongan Allah,aku buka Quran setelah mengucapkan basmallah kutemukan ayat diatas, alhamdulillah amarah yang bergejolak berangsur reda, bahkan aku menyesal telah bersikap seperti orang kesetanan. Keesokan paginya aku sudah dapat berfikir jernih dan tidak lagi memikirkan bagaimana caranya membalas sakit hati.
Comments »